Mewujudkan generasi rabbani yang berpedoman kepada metode salaf dalam beragama.
Pada tahun ajaran 2024/2025 in syaa Allah akan diadakan kegiatan ekstrakurikuler yaitu:
Selain menghafal matan tauhid dan lainnya yang tidak masuk ke dalam mata pelajaran maka dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan skill peserta didik serta pembiasaan, maka kami membuat program khusus berupa
Dalam rangka membantu peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an maka kami mengadakan program Talaqqi Al-Qur’an yang diadakan setiap hari dari pukul 08.00 – 09.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama sesuai dengan fasenya dengan bimbingan 1 pendidik. Adapun materi yang diajarkan sebagai berikut: Fase Tahsin Menghafal matan Tuhfatul Athfal Menghafal surat Al-Fatihah dan juz 30 2. Fase Tasmi’ Binnazhor Menghafal matan Tuhfatul Athfal Menghafal juz 29
Adapun materi yang diajarkan sebagai berikut:
Sebagaimana yang telah diketahui bersama, bahwa dalam halaqah Al-Quran ini peserta didik diharuskan untuk melewati beberapa fase, yaitu:
Maka pada semester 2 ini peserta didik akan mengikuti pembelajaran halaqah bersama pendidik halaqah masing-masing yang sesuai dengan fasenya. Dengan tambahan pembelajaran dan hafalan Tuhfatul Athfal pada setiap fasenya.
Metode ini digunakan untuk tahap awal dalam menghafal yaitu dengan memberikan porsi yang sedikit akan tetapi terus-menerus dan diulang-ulang sehingga bisa melatih dan membiasakan peserta didik menghafal tanpa harus merasa terbebani dengan hafalannya.


















Untuk mengetahui perkembangan peserta didik maka kami mengadakan konseling tentang pengetahuan dan kendala kepada peserta didik yang bersangkutan. Konseling ini dilakukan bersama pendidik terhadap peserta didik secara terjadwal, dengan harapan pendidik mendapatkan info dari peserta didik terkait permasalahan dan kendala-kendala yang dialami. Sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik antara pendidik dengan orang tua demi perkembangan peserta didik yang lebih baik.
Sebagai upaya mengurangi sampah plastik, Sekolah Kuttab Al-Ashlein melakukan gerakan KURASAKI (kurangi sampah di sekitar kita). Oleh karena itu salah satu bentuk usaha kita adalah bekerjasama dengan orang tua untuk mengurangi pemberian bekal snack yang berbungkus plastik. Namun apabila tidak memungkinkan maka sampah plastik bisa dibawa pulang kembali oleh peserta didik.
Tanpa mengurangi rasa hormat, orang tua diminta tidak memberikan bingkisan secara personal yang secara spesifik ditujukan kepada pendidik atau staf tertentu. Hal ini ditujukan untuk menghindari munculnya persepsi negatif yang mungkin timbul, sekalipun diyakini bahwa pemberian tersebut didasari niat yang tulus. Pemberian yang dapat dinikmati bersama oleh banyak orang dipandang lebih netral dan tepat, bila orang tua ingin berbagi atau menunjukkan perhatian serta apresiasi dapat diberikan melalui komite sekolah dan diberikan kepada kepala sekolah.
MCLC AL-Ashlein Copyrights© 2024 powered By School Talk